ABC NEWS – PT PGN Tbk menggandeng PT Aerotrans Services Indonesia untuk mendukung transisi energi di sektor transportasi.
Kerja sama tersebut memiliki tujuan untuk menghadirkan solusi bahan bakar gas (BBG) bagi kendaraan operasional Aerotrans, sehingga dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi emisi karbon.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari dalam keterbukaan informasi, Jumat (7/2), berkata, “Kerja sama pemanfaatan gas bumi ini untuk menunjang efisiensi dan ekosistem energi hijau di Aerotrans.”
Dia pun bilang, “Kami siap memberikan solusi yang bermanfaat terkait pemanfaatan BBG, sejalan dengan arah strategi PGN dalam memperluas utilisasi gas bumi sektor transportasi.”

Di satu sisi, Direktur Aerotrans Services Kadek Bayu Temaja menjelaskan bahwa pihaknya menyambut positif kerja sama ini sebagai langkah nyata dalam menghadirkan solusi energi yang lebih ramah lingkungan di sektor transportasi.
Komentar Kadek, “Kami mengelola lebih dari 800 kendaraan yang tersebar di Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Kolaborasi dengan PGN berpotensi untuk menggarap bersama pemanfaatan gas bumi untuk bahan bakar kendaraan yang lebih hijau.”
Sekedar informasi, sebagai bagian dari kolaborasi, PGN akan membangun infrastruktur pendukung, termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di lokasi strategis guna memudahkan akses bagi armada Aerotrans.
PGN juga akan menerapkan teknologi konversi yang memungkinkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) beralih ke BBG dengan aman dan efisien, sehingga mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus mengoptimalkan penggunaan energi bersih.
PGN meyakini bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada konversi kendaraan ke BBG, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan energi yang lebih luas.
Ke depan, kedua perusahaan akan menjajaki pengembangan infrastruktur energi terintegrasi, seperti pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), charging station untuk kendaraan listrik, serta fasilitas distribusi BBG guna mendukung kebutuhan energi Aerotrans di masa mendatang.
(Red)