ABC NEWS – Pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan menjadi kekuatan besar bagi ekonomi Indonesia.
Hal tersebut dikatakan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, Senin (10/2).
Kata Rosan, “BPI Danantara ini akan menjadi suatu kekuatan yang sangat besar untuk Indonesia dalam rangka mengembangkan perekonomian kita ke depannya.”
Dia juga bilang, “Pemerintah bersama dengan investor yang hendak menanamkan modalnya akan segera menjalankan Danantara dalam waktu dekat. Insya Allah bisa diluncurkan dalam waktu segera.”
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menambahkan bahwa keberadaan BPI Danantara dapat menjadi katalisator masuknya investasi ke Indonesia.
Komentar Lestari, “Kehadiran Danantara bisa menghasilkan daya dorong yang signifikan terhadap realisasi sejumlah target pembangunan yang dicanangkan pemerintah, sehingga hasil pembangunan tersebut bisa bermanfaat bagi kemakmuran rakyat.”
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi Bambang Brodjonegoro pun berharap BPI Danantara dapat mengupayakan investasi yang lebih agresif untuk merealisasikan berbagai program pembangunan.
Keterangan dia, “Danantara itu diharapkan bisa melakukan leverage, sehingga bisa melakukan investasi yang lebih agresif untuk proyek-proyek di Indonesia.”
Sekedar informasi, pembentukan BPI Danantara telah disetujui dalam Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.
Rancangan Undang-Undang (RUU) BUMN tersebut disetujui menjadi undang-undang (UU) dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta pada Selasa (4/2).
(Red)