Sabtu, 30 Agustus 2025
ABC News
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    Rektor UKRI Sebut Ada Menteri Kurang Seirama dengan Prabowo Subianto

    Sufmi Dasco Ungkap Tunjangan Perumahan Rp 50 Juta Per Bulan Anggota DPR Hanya Hingga Oktober 2025

    Rektor USU Disebut KPK Bagian ‘Circle’ Bobby Nasution dan Topan Ginting

    Rektor USU Disebut KPK Bagian ‘Circle’ Bobby Nasution dan Topan Ginting

    Kakak Hary Tanoe Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bansos Beras? Ini Respons KPK

    Kakak Hary Tanoe Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bansos Beras? Ini Respons KPK

    Insiden Kereta Anjlok, Manajemen KAI Dinilai Tidak Profesional Tangani Penumpang Terdampak

    Insiden Kereta Anjlok, Manajemen KAI Dinilai Tidak Profesional Tangani Penumpang Terdampak

    Hasto Kristiyanto Dituntut Hukuman Tujuh Tahun Penjara oleh Jaksa KPK

    Hasto Kristiyanto Dituntut Hukuman Tujuh Tahun Penjara oleh Jaksa KPK

    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pedangdut Senior Hamdan ATT Meninggal Dunia

    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pedangdut Senior Hamdan ATT Meninggal Dunia

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • ECONOMY
  • ENERGY
  • HOME
  • NEWS
    Rektor UKRI Sebut Ada Menteri Kurang Seirama dengan Prabowo Subianto

    Sufmi Dasco Ungkap Tunjangan Perumahan Rp 50 Juta Per Bulan Anggota DPR Hanya Hingga Oktober 2025

    Rektor USU Disebut KPK Bagian ‘Circle’ Bobby Nasution dan Topan Ginting

    Rektor USU Disebut KPK Bagian ‘Circle’ Bobby Nasution dan Topan Ginting

    Kakak Hary Tanoe Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bansos Beras? Ini Respons KPK

    Kakak Hary Tanoe Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bansos Beras? Ini Respons KPK

    Insiden Kereta Anjlok, Manajemen KAI Dinilai Tidak Profesional Tangani Penumpang Terdampak

    Insiden Kereta Anjlok, Manajemen KAI Dinilai Tidak Profesional Tangani Penumpang Terdampak

    Hasto Kristiyanto Dituntut Hukuman Tujuh Tahun Penjara oleh Jaksa KPK

    Hasto Kristiyanto Dituntut Hukuman Tujuh Tahun Penjara oleh Jaksa KPK

    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pedangdut Senior Hamdan ATT Meninggal Dunia

    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pedangdut Senior Hamdan ATT Meninggal Dunia

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • ECONOMY
  • ENERGY
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home ENERGY

SKK Migas Kasih ‘Deadline’ FID Blok Masela Dipercepat Tahun Depan, Inpex Malah Umumkan Pada 2027

Abcnews by Abcnews
9 April 2025
in ENERGY
0
Blok Masela Terus Mangkrak, Kepala SKK Migas Ungkap Inpex Dikasih Surat Peringatan Pertama oleh Menteri Bahlil

Djoko Siswanto. | Foto: Istimewa.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on X

ABC NEWS – Inpex Corporation diminta untuk mempercepat keputusan investasi akhir (final investment decision/FID) proyek Lapangan Abadi atau Blok Masela pada pertengahan 2026. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto usai seremoni acara Launching Initiation of Onshore Liquefied Natural Gas (OLNG) Feed Blok Masela, Rabu (9/4). 

READ ALSO

PTPP Raih Kontrak Rp 3,35 Triliun dari PLN Garap PLTGU Batam

Terkait Pasokan Gas PGN ke Industri, Menteri Bahlil: “Sudah Ada, Clear”

Djoko bilang, “Harus tahun depan, ini kan kita percepat.”

Perlu diketahui, target yang ditetapkan itu lebih cepat dari rencana FID yang semula direncanakan Inpex pada 2027. 

Penjelasan Djoko, target yang diminta pemerintah itu relatif bisa dikejar Inpex Masela Ltd, selalu operator blok tersebut, dengan adanya desain rekayasa (front end engineering design/FEED) saat ini.

Menurut Djoko, sejumlah alasan menjadi dasar adanya percepatan tersebut. Misalnya pekerjaan untuk OLNG, subsea umblical riser and flowline (SURF) hingga gas export pipelines telah berjalan minimal 40 persen dari target awal tahun ini.

Kata Djoko,  “Tadi kan sudah sekian persen, OLNG 40 persen, SURF 80 persen, gas export pipelines 80 persen tahun ini, jadi kita percepat.”

Bahkan, imbuh Djoko, SKK Migas ikut mengejar kepastian komersialisasi gas Blok Masela dari sejumlah pembeli domestik.

Sejumlah pembeli domestik potensial tersebut antara lain, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT PGN Tbk, dan PT PLN (Persero). 

Keterangan Djoko, rencanannya perjanjian awal jual beli gas (head of agreement/HoA) akan diteken saat acara Indonesian Petroleum Association bulan depan.

Namun Djoko belum bisa memastikan jumlah kargo yang bakal berakhir sampai perjanjian jual beli gas (PJBG) nanti. 

Dia hanya berkata, “Nanti kita lihat, lagi negosiasi jumlah totalnya, produksi totalnya kan 1.200 MMscfd, paling tidak lebih kurang 200 MMscfd sudah bisa untuk domestik sementara ini.” 

Rencana Inpex
Perlu diketahui, sebenarnya pernyataan Djoko Siswanto tersebut berbeda dengan keinginan manajemen Inpex.

Pada awal Februari 2025, dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, Jepang, pihak Inpex justru mengumumkan FID untuk Blok Masela ditargetkan tuntas pada 2027 dengan rencana produksi tetap dimulai pada awal 2030.

Presiden/CEO Inpex Co Takayuki Ueda menyebut bahwa target tersebut sebagai bagian dari rencana bisnis perusahaan untuk tiga tahun mendatang.

Inpex, sebut Takayuki, berencana menanamkan sejumlah dana hingg USD 11,7 miliar atau setara Rp 197,63 triliun (kurs Rp 16.891,5) di sejumlah wilayah, termasuk proyek andalannya Ichthys LNG di Australia.

Menurut dia, pihaknya melihat potensi besar dalam pengembangan bisnis LNG yang dapat mendukung transisi energi.

Dikutip Reuters, Takayuki jelaskan, “Gas alam dan LNG memiliki intensitas emisi gas rumah kaca yang relatif rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya dan akan memainkan peran yang makin penting sebagai bahan bakar praktis dalam transisi energi.”

Dia menambahkan, sebagai pemegang hak partisipasi (participating interest/PI) terbesar di proyek Lapangan Abadi, Inpex berencana untuk memulai FEED awal tahun ini.

Sekedar informasi, saat ini Inpex Masela Limited memiliki porsi 65 persen hak partisipasi di Blok Masela.

Awalnya, sisa PI Blok Masela dimiliki Shell Upstream Overseas Services Ltd sebesar 35 persen.

Namun, per Juli 2023, sebanyak 35 persen hak partisipasi Shell dilego ke PT Pertamina Hulu Energi Masela dan Petrolian Nasional (Petronas) Masela Berhad dengan pembagian porsi masing-masing sebesar 20 persen dan 15 persen.

Konon Lapangan Abadi diestimasikan memiliki puncak produksi sebesar 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA) dan gas pipa 150 MMscfd, serta 35 ribu barel kondensat per hari (BCPD).

(Red)

Related Posts

PTPP Raih Kontrak Rp 3,35 Triliun dari PLN Garap PLTGU Batam
ENERGY

PTPP Raih Kontrak Rp 3,35 Triliun dari PLN Garap PLTGU Batam

26 Agustus 2025
Setelah Ramai Jadi Polemik, Menteri Bahlil Tegaskan Kampus Batal Dapat Izin Kelola Tambang, Kenapa?
ENERGY

Terkait Pasokan Gas PGN ke Industri, Menteri Bahlil: “Sudah Ada, Clear”

22 Agustus 2025
Grup Bakrie Bantah Akan Bangun Fasilitas Pemurnian Emas Seperti Antam dan Hartadinata
ENERGY

Grup Bakrie Bantah Akan Bangun Fasilitas Pemurnian Emas Seperti Antam dan Hartadinata

21 Agustus 2025
Laode Sulaeman Bakal Dilantik Jadi Dirjen Migas Kementerian ESDM?
ENERGY

Laode Sulaeman Bakal Dilantik Jadi Dirjen Migas Kementerian ESDM?

21 Agustus 2025
Dicopot dari Kursi Dirut MIND ID, Hendi Prio Dikabarkan Akan Berlabuh di Perusahaan Boy Thohir?
ENERGY

Kasus Korupsi Gas PGN, Benarkah KPK Telah Tetapkan Hendi Prio sebagai Tersangka?

21 Agustus 2025
Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung Periksa Petinggi Chevron Indonesia
ENERGY

Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung Periksa Petinggi Chevron Indonesia

21 Agustus 2025
Next Post
Kasus Sengketa Lahan Antara ‘Penguasa’ dan Rakyat Kembali Terjadi di Kota Tangerang

Kasus Sengketa Lahan Antara 'Penguasa' dan Rakyat Kembali Terjadi di Kota Tangerang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ABC News

© 2025 abcnews.co.id

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Karier
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • ECONOMY
  • ENERGY

© 2025 abcnews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In